Harga Emas hari ini – Rabu, 8 Oktober 2025 Presiden Donald Trump mengatakan ia terbuka untuk berkompromi mengenai subsidi Undang-Undang Perawatan Terjangkau (ACA) untuk mengakhiri penutupan pemerintah. Partai Demokrat menyetujui perundingan tersebut, tetapi Partai Konservatif langsung menolaknya. Intinya, Partai Demokrat menginginkan subsidi diperpanjang untuk mencegah lonjakan premi; beberapa anggota Partai Republik mengatakan perluasan subsidi selama COVID terlalu mahal dan rentan disalahgunakan.
Di Senat, beberapa opsi kompromi sedang diajukan: mengizinkan penerima yang ada untuk terus menerima subsidi (grandfathering), membatasi batas usia (misalnya, menjadi 60–64 tahun), atau skala geser yang akan mengakhiri program “premi nol”. Ada juga desakan untuk memasukkan Amandemen Hyde (larangan pendanaan federal untuk aborsi), yang seringkali menghambat kesepakatan. Para pemimpin Partai Republik telah menekankan bahwa perundingan serius hanya akan dimulai setelah pemerintah dibuka kembali—berlawanan dengan tuntutan Partai Demokrat.
Dinamika politik memanas. Hakeem Jeffries menepis gagasan perpanjangan satu tahun sebagai “tidak mungkin.” Susan Collins mengedarkan rencana untuk membuka kembali sebagian pemerintah sambil menetapkan batas waktu untuk membahas ACA. Angus King, yang sebelumnya mendukung pembukaan kembali pemerintah, mulai ragu karena tidak ada jaminan terkait subsidi. Dari kubu Trump, Tony Fabrizio memperingatkan risiko politik jika subsidi diakhiri. Marjorie Taylor Greene—meskipun anti-ACA—mengakui bahwa premi dapat berlipat ganda jika kredit pajak berakhir dan mendorong kompromi.
Kesimpulannya, ada tanda-tanda kompromi, tetapi banyak hambatan. Partai Demokrat menginginkan kepastian tentang subsidi, Partai Republik menginginkan pembatasan yang ketat. Hingga kompromi tercapai, penutupan pemerintah terus berlanjut, dan jutaan orang cemas tentang premi mereka. Poin kunci berikutnya: akankah kedua belah pihak menyepakati peta jalan—membuka pemerintah terlebih dahulu, atau menutup paket ACA terlebih dahulu?
Berikut poin-poin kunci (5 poin):
– Trump terbuka untuk kompromi mengenai subsidi ACA untuk mengakhiri penutupan pemerintah; Partai Demokrat setuju selama subsidi berlanjut, sementara kaum konservatif menolak.
– Opsi kompromi dibahas: “pengecualian” penerima manfaat yang ada, batasan usia (60–64), dan program berjenjang (mengakhiri program premi nol). Amandemen Hyde juga sedang didorong—seringkali menjadi batu sandungan.
– Partai Republik ingin membuka pemerintahan terlebih dahulu, baru kemudian bernegosiasi; Partai Demokrat menolak perpanjangan satu tahun, menganggapnya “tidak mungkin”.
– Tekanan politik meningkat: Lembaga survei Trump memperingatkan konsekuensi mengerikan dari penghapusan subsidi; Marjorie Taylor Greene juga khawatir premi bisa berlipat ganda.
– Kesimpulan: Ada tanda-tanda kesepakatan, tetapi hambatannya signifikan. Selama tidak ada kesepakatan, penutupan pemerintah akan terus berlanjut, dan jutaan orang akan khawatir tentang biaya premi. – PT Solid Gold
Sumber: Newsmaker.id